Pages

Friday, April 05, 2013

Perjalanan Terbaik, part 3

Madinah 
Setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam dengan Bis AC , sampailah kami di Madinah. Jarak antara Jeddah dan Madinah kurang lebih 400 km, langsung check in di hotel, sholat maghrib dan isha di qoshor jama' takhir kemudian istirahatlah kami ...
Pagi hari menjelang subuh (waktu subuh sekitar jam 5 pagi), setelah terlebih dahulu mandi dan berganti pakaian bergegaslah kami menuju masjid nabawi, saat itulah kali pertamanya kami ke mesjid nabawi, masjid dengan banyak payung otomatis dan langsung menuju shaf depan yang masih bisa menampung kami ternyata kami kebagian di tengah padahal waktu subuh masih 1 jam lagi ... subhanallah wal hamdulillah ... :)

Shaf di dalam mesjid Nabawi

Payung otomatis masjid Nabawi

Hari- hari di madinah kami habiskan untuk menikmati masjid nabawi dan sekitarnya, Sholat di setiap sudut masjid nabawi merupakan kepuasan tersendiri berbaur dengan saudara kita dari belahan bumi yang lain. eh pemirsa ...saya sempat ngobrol dengan orang Albania loh  dengan bahasa inggris sebisanya di satu malam pada pelataran masjid...ternyata mereka kenal indonesia sebagai umat islam terbesar di dunia.... dan cukup takjub dengan ongkos untuk ibadah umroh ... :)

pulang dari masjid Nabawi

menuju ke mesjid Nabawi


Jarak dari hotel ke masjid nabawi yang begitu dekat (sekitar 300 meter) membuat kami leluasa untuk bolak balik kapan pun kami mau ... ooo indahnya ....jadi pengen balik lagi secepatnya ... kangen ... :)

jalan ke arah hotel dari mesjid

jam di depan pintu masuk masjid

Satu hari kami pun berkesempatan untuk mengunjungi raudoh (tempat antara mimbar nabi dan rumah nabi SAW) yang di tandai dengan banyaknya orang yg mau kesana dan karpetnya berwarna hijau sementara seluruh karpet di masjid Nabawi itu warnanya merah. Berbaur dengan saudara-saudara kita disana merupakan keunikan tersendiri, berlomba-lomba dalam kebaikan mencari tempat untuk sholat dan doa karena ini salah satu tempat yg mustajab untuk berdoa. o iya raudoh ini tidak di buka selalu loh, untuk pagi hari biasanya akan di tutup untuk ikhwan tapi terbuka untuk akhwat dan ada kalanya ditutup untuk dibersihkan.
Setelah dari raudoh biasanya kita akan melewati makam nabi SAW, Abu Bakar dan  Umar bin Khotob sampai di pintu keluar masjid kita bisa langsung berziarah ke pemakaman Baqi yang letaknya di sekitar masjid Nabawi, di makam ini ada makam beberapa istri-istri nabi SAW dan sahabat Nabi.

Waktunya Citi Tour ... :) Tour yang diiringi dengan kabut turun di pagi itu ...berrr duingin .,.. di madinah kami city tour ke masjid quba, jabal uhud, pasar korma, percetakan alquran dll.
Di masjid Quba yaitu masjid yg pertama kali di bangun Nabi SAW, kita disunahkan untuk sholat di dalamnya dengan berwudhu di hotel terlebih dahulu ganjarannya seperti pahala umroh. wah dahsyatkan ganjarannya ... dapat pahala umroh sebelum umroh yg sesungguhnya... :) Alhamdulillah ...

masjid Quba
Setelah dari masjid Quba kami langsung ke jabal Uhud, tempat bersejarah dimana kita pernah kalah perang di sini. Di sini pula terdapat makam para pejuang perang Uhud termasuk paman Nabi Hamzah yg ikut gugur dalam perang tersebut.

Jabal Uhud dan pemakaman pejuang Uhud (dipagar)

Bukit tempat pasukan pemanah

Makam Para pejuang Uhud termasuk paman Nabi, Hamzah

Setelah dari pasar korma ( kita ga belanja karena murahan di madinah... he he .. ), dilanjutkan sambil pulang ke hotel melewati percetakan Alquran (kita tidak berhenti karena penuh pengunjungnya, konon hanya ikhwan saja yg boleh masuk dan masing-masing akan mendapat 1 AlQuran)

Kalau mau belanja memang enakan di madinah seputaran hotel dan masjid nabawi, banyak opsi dan relatif lebih murah, belanjanya sambil lewat aja setelah pulang dari sholat juga bisa. eh disana ada kaki 5 juga loh... cuma pas hari-hari terakhir disana sudah ditertibkan oleh askar-askar. Toko disana banyak macamnya mulai dari menjual kebutuhan sehari-hari, baju, sandal, korma, coklat, kacang, kismis,  dll. Untuk money changer jangan khawatir di seputaran hotel dan masjid ada kok... perlu di ingat toko disana akan tutup menjelang sholat wajib ... dan pakai real yah belanjanya, kemarin 1 real = 2666 rupiah.

Setelah kurang lebih 3 hari di sini akhirnya kita meninggalkan Madinah dengan berpakaian ihrom untuk mengambil miqot di masjid bir ali yg masih berada di kota Madinah, Masjid ini merupakan miqot untuk penduduk madinah disebut juga dengan Masjid Dzul Hulayfah, disunatkan untuk sholat sunah dan wajib berniat umroh di miqot ini.  Dan perjalanan Umroh segera di mulai .....


...bersambung ....



Perjalanan Terbaik, part 2

Nah sekarang saya akan membagikan kebahagiaan saya melalui sharing ini, semoga bermanfaat ...

Setelah disibukan dengan pengurusan dokumen dan juga pendalaman materi umroh ...:) tibalah saatnya hari yang ditunggu tunggu tiba... eng ing eng ...

H-2 keberangkatan
Mulai pilih-pilih  baju mana yg akan di bawa dan mau bawa apa saja, bikin list deh biar ga ada yang tertinggal. Nah bawanya yg perlu-perlu aja jangan semuanya di bawa seperti alat mandi, pakaian, kain ihrom, Alquran, buku manasik, kamera, sandal

H-1 keberangkatan
Mulai packing ke tas, tandai tas kopernya dengan identitas kita yang mudah terlihat dari jarak jauh. sebaiknya bawa juga tas selain koper yg bisa kita bawa ke kabin pesawat... relax....santai .... he he he

Hari H keberangkatan
Usahakan hadir lebih awal dari jadwal keberangkatan biasanya paling lambat 2 jam sebelum keberangkatan. Kami berkumpul di terminal keberangkatan luar negri BUISH, jadwalnya sih paling lambat jam 03.30 am dan kami baru datang jam 4 lewat ... ga sadar ada miss call di HP dari petugas Tours & Travelnya ...disana dibagi Passpor + Visa, ID Card, ittenary dan tiket pesawat. Kemudian ada  pembekalan sebentar setelah sholat subuh oleh ustadz pembimbingnya dan langsung menuju ke gate yg di tuju. Pesawat take off sekitar jam 08.00 am

Transit Dubai
Kebetulan perjalanan kali ini kami menggunakan emirates, setelah terbang kurang lebih 6 jam kami transit di Dubai, bandara yg sangat-sangat modern. Untuk pindah gate saja harus melalui lift, eskalator dan juga train .... :) transit pas ashar waktu dubai, jadilah kita sholat dhuhur dan Ashar qoshor jama' takhir. Di sini juga kita kembali terima tiket pesawat menuju Jeddah, karena kita akan ganti pesawat. Menikmati Dubai dari dalam bandara yg super modern dengan taglinenya "Connecting the world" sekitar 4 jam.... hmmm relaks.... santai dulu ah ... :)

Bandara Dubai


Tiba di Jeddah
 2 jam terbang dengan emirates mengantarkan kami sampai di Jeddah, seperti biasa masuk ke negara orang berarti antri cek passpor dan visa, jadi antri dulu .....lumayan antrinya ...pake acara petugasnya sholat magrib dulu ... :) he he .. sing sabar yo .... dan akhirnya kita bisa duduk manis di bis yang akan mengantar kami ke Madinah Munawaroh


.... bersambung ....



Perjalanan Terbaik , part. 1

Menyitir Hadits Nabi SAW, bahwa sebaik-baiknya perjalanan adalah perjalanan ke Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqso. kemudian Nabi SAW pernah mengatakan bahwa sholat di masjid Nabawi itu nilainya 1000 dibanding sholat di mesjid lain dan sholat di masjidil Harom itu nilainya 100.000 dibanding sholat di mesjid lain.

Dalamnya Masjid Nabawi

Nabi SAW juga bersabda bahwa ada beberapa tempat mustajab untuk berdoa diantaranya di Multazam, Roudoh, Shofa Marwa, Rukun Yamani.

Suasana yg menggiring kita untuk tidak lepas dari dzikir kepadaNya, selalu mendekatkan diri kepadaNya dan mengejar urusan akherat semaksimal mungkin.

Diatas adalah beberapa alasan kenapa kita kepingin umroh... lagi dan lagi ...:)

Masjidil Haram


Nah saya coba sharing ya beberapa hal ttg persiapan umroh :
  • Mantapkan niat dan ikhlaskan hati
  • Mulai mencicil ilmunya (manasik umroh, keutamaan ibadah di sana, safar , dll)
  • Pilih tours dan travelnya yg baik dan amanah
  • Siapkan Passport, nama harus 3 suku kata
  • Siapkan buku kuning, buku ini bisa di dapat setelah kita di suntik meningitis pada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) seperti di Bandara Halim, BUISH, RS. Fatmawati dll
  • Visa biasanya akan diurus oleh Tours & Travelnya
  • Siapkan Mental, Kesehatan dan juga biaya :)
  • Sebelum keberangkatan, cari tahu tentang cuaca di sana agar kita bisa lebih mempersiapkan diri

... bersambung ...