Pages

Monday, April 08, 2013

Perjalanan Terbaik, part. 4

Mekah
Lantunan Talbiyah mengiringi perjalanan kami dari Miqot di Bir Ali Madinah sampai ke Mekah Al mukaromah, sampai ada yg tertidur saking lamanya perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 7 jam dan menempuh sekitar 400 km. Sempat mampir di rest area untuk istirahat atau kalau ada yg mau cari makan atau sholat dipersilahkan ... Nah kalo sholat ada yg memilih untuk di qoshor jamak takhir di masjidil harom sebelum thawaf  dan sa'i... tapi ada juga yg sholat di rest area ...  :)
Karena berangkat dari Madinah ba'da dhuhur akhirnya kita sampai di Mekah sekitar jam 10 malam, perjalanan yg cukup jauh itu tidak menyisakan letih sama sekali setelah kita melihat menara jam tertinggi di dunia (sering disebut grand zamzam) sebagai tanda bahwa Kabah dan masjidil Haram sudah kian mendekat ... :) kondisi masih berihrom harus hati hati terhadap larangan ihrom seperti : pakai wewangian termasuk sabun, odol, deodoran tapi masih boleh mandi asal pakai air saja , bunuh binatang/tumbuhan, pakai pakaian yg berjahit u/ ikhwannya dll (materi ini bisa di dapat pada buku tuntunan umroh/haji atau pada saat manasik haji)

menara jam tertinggi  " Grand Zamzam "

Setelah mampir ke Hotel untuk istirahat sebentar dan juga masukan koper-koper ke dalam kamar, pada jam 11 malam kita janjian untuk bersama-sama menjalankan ibadah umroh (thawaf, sa'i dan tahalul) yang dipimpin langsung oleh Ustadz pembimbing kita. Dengan didahului oleh bertalbiyah sampai masuk perkarangan masjidil Haram kemudian baca doa masuk masjid (ayo apa doanya... :)? ) akhirnya kita masuk masjidil Haram dari babussalam (kayaknya pintu utamanya deh ... paling besar dan paling rame sih ...) sebentar mencari space untuk sholat maghrib dan isha di qoshor jama' takhir dengan sebelumnya meminum air zam zam langsung dari tempatnya... :)

tempat air zamzam di masjid Nabawi, di masjidil Haram jg sama

o.. iya disepanjang jalan menuju masjid terdapat plastik gulungan yg bisa kita ambil sebagai  tempat sandal kita, saran saya mah dimasukan aja ke tas kecil sandalnya setelah diplastikin (pengalaman hilang di umroh yg kedua karena di titip di sebuah sudut masjidil Haram dan juga biar ga bingung kita mencari sandal kita ditaruh dimana... banyak pintu, banyak penitipan sendal ... he he mirip juga di masjid Nabawi juga begini ... )

masjidil Haram di waktu siang

Yak lanjut ceritanya ya.... he he...  akhirnya thawaf dimulai kali ini edisi thawaf berkelompok sekitar 15 an orang dan campur antara yg muda dengan yg tua, yg ikhwan dan yg akhwat. Karena ini perdana kita diminta untuk tetap berkelompok, 7 kali thawaf dimulai dari lampu hijau sebelah kanan kita itu bertepatan dengan hajar aswad... bismillahi allahu akbar... bismillahi allahu akbar... bismillahi allahu akbar ... sambil tangan dilambaikan ke arah hajar aswad...  (khusus thawaf , jangan lupa bahu kanan kita harus terlihat ya... khusus ikhwan nih) doa dan dzikir langsung berhamburan setelah itu .... sampai di rukun yamani (satu sisi kabah sebelum sisi hajar aswad yg sisinya terlihat batu kabahnya) langsung berdoa sapu jagad ... rabbana aatina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina adzabannar... akhirnya ... tidak terasa sudah putaran yg terakhir, kita langsung menjauh dari kabah agar bisa keluar dari putaran thawaf untuk menuju ke maqom ibrahim (ini bukan kuburan nabi Ibrahim loh ...) untuk sholat sunah thawaf 2 rakaat (rakaat 1 baca alkafirun dan rakaat 2 baca alikhlas, tentunya setelah baca alfatihah... :)... ),  minum air zamzam (jgn lupa berdoa ... ) dan istirahat sebentar sekedar merenggangkan otot otot...  he he ...


thawaf di pagi hari

Masuk ke babusshofwa untuk memulai sa'i, ikuti arusnya karena pintu ini berada ditengah antara shofa dan Marwa, kita mulainya tepat di bukit Shofwa .. inna shofwa wal marwa min sa'airillah ... yg kita ucapkan pas mendaki bukit shofwa, di atasnya kita menghadap kabah dan berdoa dimulai ... (do'anya lihat di buku panduannya aja ya... ), nah cara menghitungnya dari Shafwa - Marwa dihitung 1 dan dari Marwa ke Shofwa di hitung 1 juga ...  jadinya kita akan berakhir di Marwa ya setelah sudah 7 kali ... o iya ... tepat di area lampu hijau disunahkan berlari kecil untuk ikhwannya seraya membaca do'a robbighfir warham wa anta a'azul akrom ... selama Sa'i perbanyaklah tahlil dan do'a ... setelah selesai, di Bukit Marwa kita tahallul dilanjutkan dengan berdoa masing-masing ... untuk ikhwan sebaiknya rambutnya di cukur gundul habis, karena akan mendapat 3 kali doa ampunan /rahmat dari Nabi SAW, gundulinnya nanti aja di tukang cukur... disini cukup syarat tahalul aja, di potong rambutnya minimal 3 lembar ... he he he .. kalau ga mau gundul ya ga apa apa, sah kok tahalulnya cuma hanya mendapat 1 kali dari Doa Nabi SAW.

Begitu pemirsa.... ibadah umroh ini akhirnya bisa kami selesaikan sekitar jam setengah 4 pagi, balik ke hotel untuk istirahat sebentar dan kembali ke masjidil Haram untuk sholat QL dan Subuh berjamaah... duh indahnya ... kangen banget nih .... balik lagi yuk ... :)

depan kabah, sisi rukun yamani

eh iya hampir lupa...  di masjid Nabawi maupun masjidil Haram setiap waktu sholat pasti ada shalat jenazah ... ini dilakukan setelah sholat fardhu ... jadi jgn buru-buru sholat sunah rawatib ... tunggu iqomah sholat jenazah dari petugasnya .... pahalanya besar loh seperti 1 gunung uhud... (sdh lihatkan gunung uhud segede apa ... :)? ) sayang untuk dilewatkan ...


... bersambung ...

Friday, April 05, 2013

Perjalanan Terbaik, part 3

Madinah 
Setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam dengan Bis AC , sampailah kami di Madinah. Jarak antara Jeddah dan Madinah kurang lebih 400 km, langsung check in di hotel, sholat maghrib dan isha di qoshor jama' takhir kemudian istirahatlah kami ...
Pagi hari menjelang subuh (waktu subuh sekitar jam 5 pagi), setelah terlebih dahulu mandi dan berganti pakaian bergegaslah kami menuju masjid nabawi, saat itulah kali pertamanya kami ke mesjid nabawi, masjid dengan banyak payung otomatis dan langsung menuju shaf depan yang masih bisa menampung kami ternyata kami kebagian di tengah padahal waktu subuh masih 1 jam lagi ... subhanallah wal hamdulillah ... :)

Shaf di dalam mesjid Nabawi

Payung otomatis masjid Nabawi

Hari- hari di madinah kami habiskan untuk menikmati masjid nabawi dan sekitarnya, Sholat di setiap sudut masjid nabawi merupakan kepuasan tersendiri berbaur dengan saudara kita dari belahan bumi yang lain. eh pemirsa ...saya sempat ngobrol dengan orang Albania loh  dengan bahasa inggris sebisanya di satu malam pada pelataran masjid...ternyata mereka kenal indonesia sebagai umat islam terbesar di dunia.... dan cukup takjub dengan ongkos untuk ibadah umroh ... :)

pulang dari masjid Nabawi

menuju ke mesjid Nabawi


Jarak dari hotel ke masjid nabawi yang begitu dekat (sekitar 300 meter) membuat kami leluasa untuk bolak balik kapan pun kami mau ... ooo indahnya ....jadi pengen balik lagi secepatnya ... kangen ... :)

jalan ke arah hotel dari mesjid

jam di depan pintu masuk masjid

Satu hari kami pun berkesempatan untuk mengunjungi raudoh (tempat antara mimbar nabi dan rumah nabi SAW) yang di tandai dengan banyaknya orang yg mau kesana dan karpetnya berwarna hijau sementara seluruh karpet di masjid Nabawi itu warnanya merah. Berbaur dengan saudara-saudara kita disana merupakan keunikan tersendiri, berlomba-lomba dalam kebaikan mencari tempat untuk sholat dan doa karena ini salah satu tempat yg mustajab untuk berdoa. o iya raudoh ini tidak di buka selalu loh, untuk pagi hari biasanya akan di tutup untuk ikhwan tapi terbuka untuk akhwat dan ada kalanya ditutup untuk dibersihkan.
Setelah dari raudoh biasanya kita akan melewati makam nabi SAW, Abu Bakar dan  Umar bin Khotob sampai di pintu keluar masjid kita bisa langsung berziarah ke pemakaman Baqi yang letaknya di sekitar masjid Nabawi, di makam ini ada makam beberapa istri-istri nabi SAW dan sahabat Nabi.

Waktunya Citi Tour ... :) Tour yang diiringi dengan kabut turun di pagi itu ...berrr duingin .,.. di madinah kami city tour ke masjid quba, jabal uhud, pasar korma, percetakan alquran dll.
Di masjid Quba yaitu masjid yg pertama kali di bangun Nabi SAW, kita disunahkan untuk sholat di dalamnya dengan berwudhu di hotel terlebih dahulu ganjarannya seperti pahala umroh. wah dahsyatkan ganjarannya ... dapat pahala umroh sebelum umroh yg sesungguhnya... :) Alhamdulillah ...

masjid Quba
Setelah dari masjid Quba kami langsung ke jabal Uhud, tempat bersejarah dimana kita pernah kalah perang di sini. Di sini pula terdapat makam para pejuang perang Uhud termasuk paman Nabi Hamzah yg ikut gugur dalam perang tersebut.

Jabal Uhud dan pemakaman pejuang Uhud (dipagar)

Bukit tempat pasukan pemanah

Makam Para pejuang Uhud termasuk paman Nabi, Hamzah

Setelah dari pasar korma ( kita ga belanja karena murahan di madinah... he he .. ), dilanjutkan sambil pulang ke hotel melewati percetakan Alquran (kita tidak berhenti karena penuh pengunjungnya, konon hanya ikhwan saja yg boleh masuk dan masing-masing akan mendapat 1 AlQuran)

Kalau mau belanja memang enakan di madinah seputaran hotel dan masjid nabawi, banyak opsi dan relatif lebih murah, belanjanya sambil lewat aja setelah pulang dari sholat juga bisa. eh disana ada kaki 5 juga loh... cuma pas hari-hari terakhir disana sudah ditertibkan oleh askar-askar. Toko disana banyak macamnya mulai dari menjual kebutuhan sehari-hari, baju, sandal, korma, coklat, kacang, kismis,  dll. Untuk money changer jangan khawatir di seputaran hotel dan masjid ada kok... perlu di ingat toko disana akan tutup menjelang sholat wajib ... dan pakai real yah belanjanya, kemarin 1 real = 2666 rupiah.

Setelah kurang lebih 3 hari di sini akhirnya kita meninggalkan Madinah dengan berpakaian ihrom untuk mengambil miqot di masjid bir ali yg masih berada di kota Madinah, Masjid ini merupakan miqot untuk penduduk madinah disebut juga dengan Masjid Dzul Hulayfah, disunatkan untuk sholat sunah dan wajib berniat umroh di miqot ini.  Dan perjalanan Umroh segera di mulai .....


...bersambung ....



Perjalanan Terbaik, part 2

Nah sekarang saya akan membagikan kebahagiaan saya melalui sharing ini, semoga bermanfaat ...

Setelah disibukan dengan pengurusan dokumen dan juga pendalaman materi umroh ...:) tibalah saatnya hari yang ditunggu tunggu tiba... eng ing eng ...

H-2 keberangkatan
Mulai pilih-pilih  baju mana yg akan di bawa dan mau bawa apa saja, bikin list deh biar ga ada yang tertinggal. Nah bawanya yg perlu-perlu aja jangan semuanya di bawa seperti alat mandi, pakaian, kain ihrom, Alquran, buku manasik, kamera, sandal

H-1 keberangkatan
Mulai packing ke tas, tandai tas kopernya dengan identitas kita yang mudah terlihat dari jarak jauh. sebaiknya bawa juga tas selain koper yg bisa kita bawa ke kabin pesawat... relax....santai .... he he he

Hari H keberangkatan
Usahakan hadir lebih awal dari jadwal keberangkatan biasanya paling lambat 2 jam sebelum keberangkatan. Kami berkumpul di terminal keberangkatan luar negri BUISH, jadwalnya sih paling lambat jam 03.30 am dan kami baru datang jam 4 lewat ... ga sadar ada miss call di HP dari petugas Tours & Travelnya ...disana dibagi Passpor + Visa, ID Card, ittenary dan tiket pesawat. Kemudian ada  pembekalan sebentar setelah sholat subuh oleh ustadz pembimbingnya dan langsung menuju ke gate yg di tuju. Pesawat take off sekitar jam 08.00 am

Transit Dubai
Kebetulan perjalanan kali ini kami menggunakan emirates, setelah terbang kurang lebih 6 jam kami transit di Dubai, bandara yg sangat-sangat modern. Untuk pindah gate saja harus melalui lift, eskalator dan juga train .... :) transit pas ashar waktu dubai, jadilah kita sholat dhuhur dan Ashar qoshor jama' takhir. Di sini juga kita kembali terima tiket pesawat menuju Jeddah, karena kita akan ganti pesawat. Menikmati Dubai dari dalam bandara yg super modern dengan taglinenya "Connecting the world" sekitar 4 jam.... hmmm relaks.... santai dulu ah ... :)

Bandara Dubai


Tiba di Jeddah
 2 jam terbang dengan emirates mengantarkan kami sampai di Jeddah, seperti biasa masuk ke negara orang berarti antri cek passpor dan visa, jadi antri dulu .....lumayan antrinya ...pake acara petugasnya sholat magrib dulu ... :) he he .. sing sabar yo .... dan akhirnya kita bisa duduk manis di bis yang akan mengantar kami ke Madinah Munawaroh


.... bersambung ....